Sunday, July 6, 2008

ini sinetron atau ....

sepertinya aku benar-benar tidak mempercayai ada laki-laki seperti dia di dunia ini.....
tapi aku semakin belajar dan mengerti bahwa hidup di dunia ini seperti drama betulan. Seperti fiksi tapi benar. sungguh-sungguh ada peran antagonis, dan disisi lain ada peran protagonis.
Sungguh-sungguh tidak di percaya.......
tapi itu benar terjadi...
laki-laki itu sangat tidak berperasaan ...
dan aku sungguh kasihan dengan perempuan yang di nikahinya. IBA...bercampur SALUT dan betapa luar biasanya dia bertahan untuk semuanya selama 26 tahun. LUAR BIASA.

tapi itu yang aku tonton, tentang potret kehidupan suami dan istri yang tidak pernah bahagia atau lebih tepatnya tidak ada kesadaran untuk membahagiakan satu sama lain.
Yang paling ironis adalah, dunia tidak berpihak padanya. dunia menyalahkan perempuan itu. dunia men-judge dia sebagai istri dan ibu yang "tidak baik". dunia seolah berteriak "KAMU YANG SALAH". Kasihan sekali terlahir sebagai perempuan di dunia patriarki ini. karena perempuan tidak lebih sebagai sampah ... tidak lebih sebagai bahan siksaan ... dan harus menjadi pihak yang "TABAH". Tapi meski dunia tidak memperhatikannya, Tuhan yang melihat dia. itu yang membuatku merasa tenang.

Melihat perilaku laki-laki itu aku hanya menggeleng-geleng kepala. Benar-benar berdecak heran, mengapa ada orang se-TEGA dia. Dia bukan pembunuh...tapi dia membunuh perempuan itu secara pelan-pelan. Dan aku sebagai penonton hanya terdiam, tidak bisa berbuat apapun. sungguh..hanya terdiam.

Kemana cinta itu?
bukankah Tuhan yang mempersatukan dua insan, dan mereka tidak lagi dua melainkan satu.
lalu?????

Perempuan itu suatu hari berkata padaku "jika suatu saat kamu menikah, menikahlah dengan laki-laki yang mencintaimu". Pernyataan yang sangat ambigu.

Apa benar ini hidup? atau hanya sekedar drama?
apakah tulisanku ini terlalu menyalahkan laki-laki itu atau seolah-olah menjelekkan laki-laki itu?
tapi laki-laki itu benar-benar memukul perempuan itu?
laki-laki itu "morotin" perempuan itu habis-habisan....
perempuan itu bekerja keras, dan laki-laki itu yang menikmatinya...
perempuan itu yang memulai kariernya dari nol
tapi laki-laki itu yang menguras dan menikmati semua harta perempuan itu.
apa bedanya perempuan itu dengan sapi perahan???
perempuan itu terjatuh, dan laki-laki itu melemparnya seperti sampah...

tapi dunia tetap menyalahkan perempuan itu ..
akulah saksi.....tapi mata Tuhan jauh melihat lebih dalam ...

"Jika kamu menikah, menikahlah dengan pria yang mencintaimu"
suara itu menggema begitu kencang di telinga-ku
tapi kubiarkan berlalu begitu saja...

haruskah aku menikah??
i don't think so...
mungkin akan ada teori bahwa mencintai seseorang belum tentu menikahinya ..
DAN sendiri adalah sebuah pilihan bukan ...

6 Juni 2008

No comments:

Post a Comment