si bijak : hah..?kenapa? bagaimana bisa terjadi?...!!
nona kecil : saat itu yang kurasakan hanya "KOSONG".., darahku mengalir deras ke pembuluh bagian otak..kencang sekali..rasanya panas dan tiba2 aku tidak melihat apapun di depanku..."Brak....!!!", begitu saja kutabrak kendaraan roda dua di depanku. Motorku oleng, aku berjatuh berguling-guling...aku masih sadar!!orang2 mengangkatku....tapi yang kuliat hanya gelap......gelap......tidak jelas!
si bijak : ck..ck.....ck....ada apa dengan mu nona kecil? kamu kenapa?pikiran apa yang membuat emosionalmu melebihi rasionalmu?
nona kecil : entahlah! aku merasa kacau...aku merasa bingung...saat itu aku hanya melihat wajahnya terlintas di depan dan menari-nari dalam alam pikiranku!
si bijak : karena cinta kah?
nona kecil : yah...mungkin!!!mungkin karena itu...mungkin hal itu yang mengajakku untuk meninggalkan pikiran rasionalku ditambah lagi jiwaku yang kering, yah...semakin lengkaplah iblis mempermainkanku....
si bijak :lalu?
nona kecil : aku sekarang gila!!!banyak sekali bisikan yang berdenging di telingaku ini dan itu....yang di hasilkan adalah Keraguan...Kebingungan..Gamang,,,,
si bijak : kenapa kamu membuat cinta itu jadi complicated?
nona kecil : AKU HANYA INGIN BERMIMPI.....bolehkan? Malam itu, dikala aku memutuskan untuk membuka hati ada secercah harapan untuk melepaskan ketakutanku selama ini!!!AKU PENUH HARAPAN....AKU TERBANG........Wajarkah aku mencari kesempurnaan itu?????
si bijak : apa yang kau takutkan???
nona kecil : KEHILANGAN, PERPISAHAN, PENINDASAN, TANGIS....
si bijak : Mimpimu akan berakhir dengan perpisahan, harapanmu akan berakhir dengan perpisahan, kesempurnaan yang kau inginkan hanyalah berakibat air mata....
nona kecil : hey...hey...hey...siapa kamu!!!berani-beraninya kamu mengajariku!!!!
si bijak : Nona kecil, Kamu yang rasional menjadi SANGAT tIDAK RASIONAL karena mimpi itu. Mimpimu terlalu berlebih dan besar sehingga tidak terlihatlah hal2 kecil yang telah kau gapai. Mimpimu semula bak bukit yang semakin lama menggunung, maka semakin beratlah kau menopangnya.... Kau sendirilah yang membuat perpisahan, kehilangan, penindasan dan tangis itu....Kau sendiri yang membuat hari2mu diratapi tangis..Lalu untuk apa kamu takut? sementara ketakutan itu kau ciptakan sendiri?
nona kecil : si bijak? aku tidak memahami maksudmu?
si bijak : ingatkah apa yang kau inginkan dalam doamu pada Tuhan?
nona kecil : cinta... aku ingin merasakan cinta...dan Tuhan memberi itu..
si bijak : cinta yang seperti apa? coba kau ingat...
nona kecil : em...cinta yang sederhana...
si bijak : tepat! dan kau melupakan itu bukan??? Nona, jangan sekalipun kamu mendefinisikan cinta itu, berharap cinta itu akan seperti A atau B, dia akan memberi ini dan itu....karena semakin kamu mengartikan cinta itu maka semakin sulitlah kamu menggapai dan merasakannya...
nona kecil : aku terlahir tanpa mengenal cinta, semua terasa kabur, dan aku di besarkan dengan terus berharap dan mencari-cari cinta yang sesungguhnya..di tengah jalan, aku selalu takut salah menemukan cinta itu...dan entah sekarang benar atau tidak, aku berontak seolah-olah tidak mendapatkan cinta itu..
si bijak : bagaimana mungkin orang yang tidak mengenal cinta berbicara panjang tentang cinta..
nona kecil : YA..Ok....Kamu benar.....AKU HANYA ORANG BODOH YANG BERTITEL.....AKU HANYA ORANG RASIONAL YANG DUNGU.....!Aku terlalu banyak menuntut dan meminta sesuai skenarioku.
si bijak : ha,,,ha,,,dan kamu kamu sedang terpuruk dengan kedunguanmu itu....
nona kecil : kenapa kamu berbicara seperti itu? itu menyakiti perasaanku..
si bijak : huh...perasaan...seolah-olah kamu punya perasaan....kalau kamu pakai perasaanmu dan berpikir lebih PINTAR..kamu seharusnya bersyukur dengan cinta yang kau peroleh tanpa kamu sadari itu...Dengarkan aku, kamu sudah melupakan satu hal!
nona kecil : apa?
si bijak : kamu tidak pernah bersyukur..
nona kecil : aku selalu bersyukur...aku selalu memberi perpuluhan, tiap malam aku berdoa dan berterima kasih akan hari yang Tuhan kasih, tiap makan aku mengucap syukur akan rejeki......semua aku bersyukur..
si bijak ; tapi kamu tidak bersyukur atas perhatian orang yang mencintaimu...
nona kecil : ...... Bijak, aku tidak tau apakah dia sungguh-sungguh mencintaiku. Aku selalu mempertanyakan itu dalam hati dan pikiranku......setiap menatap matanya dan melihat wajahnya, aku bahagia tapi penuh keraguan dan tanya.....Apa benar dia mencintaiku????
si bijak : kenapa kamu berpikir dia tidak mencintaimu? lihatlah dirimu sendiri, apakah kamu juga sungguh-sungguh mencintainya?
nona kecil : Ku mohon bijak, jangan tanyakan itu....jangan menjudge aku dengan pertanyaan itu...aku sedang proses pencarian cinta itu seperti apa.....
si bijak :Nona, apa kau takut kehilangan dia....
nona kecil : aku tidak takut kehilangan dia, aku takut kehilangan cintanya padaku, aku tidak takut jauh dari dia, tapi aku takut terjadi hal yang buruk dengan dia.
si bijak : kamu mencintainya nona....
nona kecil : begitukah?
si bijak : kasih eros sangat tidak stabil dan mudah berubah, sehingga tidak bisa menjadi dasar dalam hubungan yang baik bagimu dalam mencintai seseorang. Orang yang dikuasai eros malah menjadi rentan, egois dan cenderung sangat mudah dikuasai nafsu. Hanya dengan kasih Allah, setiap orang bisa mengontrol kasih eros dalam dirinya.
nona kecil : apakah semua terlambat?
si bijak : tahukah kamu seberapa besar perhatian yang dia berikan padamu tanpa kamu sadari??disaat kamu jauh dan kehilangan, kamu akan merasakan betapa dia berarti buat kamu....
nona kecil : Bijak, aku memang manusia kejam yang tidak pernah menghargai manusia lain mengulurkan tangan dan menyebarkan kasihnya untukku. Aku terlalu buta akan keinginanku sendiri...
si bijak : lalu? apa yang kau pikirkan?
nona kecil : aku sedang mengingat-ingat masa-masa kami bersama Bijak...
si bijak : seperti apa?
nona kecil : ada pertengkaran, ada perdebatan, ada tawa, ada senyum, ada romantisme, perhatian.....ya...dia memang sangat perhatian.....dia selalu ada di saat aku ingin dimanja, lapar, letih....
si bijak : apa yang membuat kamu kecewa....hanya karena iri pada teman2 mu yang lain? bukankah setiap pasangan punya cara masing-masing untuk menunjukkan cintanya....
nona kecil : aku menyesal bijak...
si bijak : menyesal kenapa?
nona kecil : menyesal telah membuat dia kecewa dan membuat dia seolah tidak berarti apa-apa....
si bijak : apa dia sungguh berarti?
nona kecil : DIA SANGAT BERARTI...meski aku katakanpun, dia tidak akan percaya......saat ini dia tidak akan percaya apapun padaku.....
si bijak : cinta adalah memberi Nona. klo semua orang memberi cinta maka dunia ini penuh dengan cinta....tapi....kalo semua membutuhkan cinta, maka dunia ini kosong dengan cinta karena tak satupun memberi cinta.
cinta adalah memberi bukan untuk meminta kembali....kalo sudah memberi...yang berikanlah...dan relakanlah....tidak sesekali terbesit dalam bayang dan angan untuk menuntut terbalas....karena jika demikian itu bukan cinta...
nona kecil : si bijak, apakah mungkin ada kata mengampuni untukku dari dia? apakah dengan tulus dan ikhlas dia mau mengampuniku???? Bijak, bantu aku sampaikan padanya, "Maukah kamu memberi satu lagi kesempatan untuk mengajariku terus menggapai cinta itu bersamamu?"
No comments:
Post a Comment