Terkadang kita memilih untuk menjadi sutradara
atas adegan-adegan kehidupan kita…
Menentukan sendiri cerita mana yang menarik
dan lakon-lakon siapa yang ikut dalam ceritaku…
Ceritanya begitu memekik, kadang aneh…
Seharusnya tidak begini, aku justru kelelahan....
Aku tidak mau dan aku ketakutan sendiri....
Suatu hari aku menyerahkan peran sutradara itu
pada satu-satunya yang pantas...
Dia yang jauh lebih mengenal dan memahami alur kehidupanku...
Banyak adegan tidak menyenangkan...
Banyak pula adegan yang membahagiakan...
Tapi di sela adegan sedih itu aneh-nya aku tetap kuat…
Dan aku beroleh hikmat…
Dia memberikan segala sesuatu selalu indah pada waktunya….
No comments:
Post a Comment